Hubungan Motivasi Dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Op Appendiksitis Di Rumah Sakit Wirabuana Palu

Dahlia, Dahlia (2017) Hubungan Motivasi Dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Op Appendiksitis Di Rumah Sakit Wirabuana Palu. Undergraduate thesis, Universitas Widya Nusantara.

[thumbnail of Bab1_dp.pdf] Text
Bab1_dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab2-4.pdf] Text
Bab2-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (615kB)
[thumbnail of Bab5.pdf] Text
Bab5.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of Lamp.pdf] Text
Lamp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (706kB)

Abstract

Mobilisasi dini merupakan salah satu tindakan keperawatan yang berperan penting dalam mempercepat pemulihan pasien pascaoperasi, termasuk pasien post operasi appendiksitis. Mobilisasi dini bertujuan untuk mencegah komplikasi seperti infeksi luka, pneumonia hipostatik, dan keterbatasan fungsi fisik. Keberhasilan pelaksanaan mobilisasi dini sangat dipengaruhi oleh motivasi pasien, baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik. Motivasi yang baik akan mendorong pasien untuk aktif dalam bergerak, sehingga proses penyembuhan berjalan lebih cepat dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien post op appendiksitis di Rumah Sakit Wirabuana Palu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel berjumlah 32 pasien post appendiktomi yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur motivasi dan lembar observasi untuk menilai pelaksanaan mobilisasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien memiliki motivasi baik (65,6%) dan melaksanakan mobilisasi dini dengan baik (75,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,01 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan pelaksanaan mobilisasi dini. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi pasien, semakin baik pula pelaksanaan mobilisasi dini yang dilakukan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan, terutama perawat, perlu meningkatkan upaya edukasi dan komunikasi yang suportif untuk membangun motivasi pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara motivasi dan pelaksanaan mobilisasi dini. Motivasi yang tinggi menjadi faktor penting dalam mempercepat penyembuhan pasien pascaoperasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 600 Teknologi, Ilmu Terapan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610.73 Keperawatan dan Pelayanan Tenaga Kesehatan
Divisions: Fakultas Kesehatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Librarian UWN
Date Deposited: 27 Apr 2026 06:03
Last Modified: 27 Apr 2026 06:03
URI: https://repository.uwn.ac.id/id/eprint/1364

Actions (login required)

View Item
View Item