Frekuensi Konsumsi Gorengan, Kopi Dan Rokok Dengan Kejadian Hipertensi Di Kelurahan Ganti Kabupaten Donggala

Nurjannah, Nurjannah (2025) Frekuensi Konsumsi Gorengan, Kopi Dan Rokok Dengan Kejadian Hipertensi Di Kelurahan Ganti Kabupaten Donggala. Undergraduate thesis, Universitas Widya Nusantara.

[thumbnail of Bab1_Dp.pdf] Text
Bab1_Dp.pdf

Download (847kB)
[thumbnail of Bab2-4.pdf] Text
Bab2-4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (801kB)
[thumbnail of Bab5.pdf] Text
Bab5.pdf

Download (12kB)
[thumbnail of Lamp.pdf] Text
Lamp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Gaya hidup dan pola konsumsi makanan menjadi salah satu faktor pemicunya. Konsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan, minuman berkafein seperti kopi, serta kebiasaan merokok diketahui berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi gorengan, kopi, dan rokok dengan kejadian hipertensi di Kelurahan Ganti Kabupaten Donggala. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 130 responden berusia 21–60 tahun di Kelurahan Ganti, diambil menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Gamma. Hasil Penelitian: Dari 130 responden, sebanyak 95 (88,0%) responden yang sering mengonsumsi gorengan mengalami hipertensi, sedangkan dari yang jarang mengonsumsi gorengan, 11 (50,0%) mengalami hipertensi. Untuk konsumsi kopi, 64 (94,1%) responden dengan frekuensi konsumsi sering mengalami hipertensi, dan 42 (67,7%) dari yang jarang konsumsi kopi juga mengalami hipertensi. Sementara itu, seluruh responden yang sering merokok (66 responden, 100%) mengalami hipertensi, dan dari yang jarang merokok, 40 (62,5%) mengalami hipertensi. Terdapat pula kasus prehipertensi pada masing-masing kelompok. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi gorengan, kopi dan rokok dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di kelurahan Ganti Kabupaten Donggala dengan p-value = (<0,05). Saran: Penelitian ini memiliki keterbatasan pada instrumen kuesioner food Frequency Questionnaire (FFQ) yang masih bersifat terbatas dan kurang luas dalam menjangkau variasi jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh responden.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: SKR25 NUR f
Uncontrolled Keywords: Frekuensi, Konsumsi Gorengan, Konsumsi Kopi, Rokok, Hipertensi.
Subjects: 600 Teknologi, Ilmu Terapan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 610.73 Keperawatan dan Pelayanan Tenaga Kesehatan
600 Teknologi, Ilmu Terapan > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 613.2 Diet, Nutrisi, Gizi
Divisions: Fakultas Kesehatan > Gizi
Depositing User: Perpus UWN
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:30
Last Modified: 22 Jul 2026 07:30
URI: https://repository.uwn.ac.id/id/eprint/1455

Actions (login required)

View Item
View Item